Back

PT Industri Jamu Borobudur Memberikan alat hibah untuk peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa Polteka Mangunwijaya

Politeknik Katolik Mangunwijaya (Polteka) menerima hibah berupa alat laboratorium canggih dari PT Industri Jamu Borobudur, yakni Camag TLC Scanner 3...
  • by
  • Oct 10, 2025

Politeknik Katolik Mangunwijaya (Polteka) menerima hibah berupa alat laboratorium canggih dari PT Industri Jamu Borobudur, yakni Camag TLC Scanner 3 Chromatography. Penyerahan alat ini dilaksanakan dalam acara seremonial yang dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua belah pihak. Bertempat di Meeting Room, PT Industri Jamu Borbudur Semarang, Jl. Walisongo Semarang. Alat tersebut secara resmi diterima oleh Direktur Politeknik Katolik Mangunwijaya, Dr. Yohanes Yupilustanaji A, M.Hum. Dalam sambutannya, beliau menyambut baik hibah ini dan menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada PT Industri Jamu Borobudur atas dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan vokasi di bidang farmasi. “Hibah ini merupakan bentuk sinergi strategis antara dunia industri dan pendidikan tinggi vokasi. Kami yakin bahwa kehadiran Camag TLC Scanner 3 akan turut mengakselerasi peningkatan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam bidang analisis fitokimia dan kontrol kualitas jamu serta obat tradisional,” ujar Dr. Yohanes Yupilustanaji A, M.Hum.

Direktur PT Industri Jamu Borobudur, Bapak Rachmat Sarwono, menyampaikan harapannya agar alat yang dihibahkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh dosen dan mahasiswa Polteka. “Kami percaya bahwa investasi dalam pendidikan adalah kunci masa depan industri jamu di Indonesia. Dengan alat ini, mahasiswa dapat belajar menggunakan teknologi yang juga digunakan di industri, sehingga mereka lebih siap saat memasuki dunia kerja,” jelas beliau.

Turut hadir dalam acara penyerahan hibah ini, Wakil Direktur Bidang II, apt. Fef Rukminingsih, M.Sc., serta Ketua Program Studi DIII Farmasi, apt. Monica Kristiani, M.Sc. Keduanya menekankan pentingnya fasilitas laboratorium yang mutakhir dalam mendukung pembelajaran berbasis praktik dan riset terapan. “Alat ini tidak hanya mendukung proses pembelajaran di laboratorium, tetapi juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam penelitian dan pengembangan produk herbal bersama dosen dan industri,” tambah apt. Monica Kristiani.

Kehadiran Camag TLC Scanner 3 di laboratorium farmasi Polteka mangunwijaya diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran, khususnya pada mata kuliah Analisis Bahan Alam, Kimia Farmasi, farmakognosi, praktikkum obat tradisional, dan Praktik Kerja Laboratorium. Selain itu, alat ini juga akan mendukung program magang dan kerja sama riset antara Polteka dengan industri jamu dan herbal. Politeknik Katolik Mangunwijaya terus berkomitmen untuk menyediakan lingkungan belajar yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan industri. Kolaborasi dengan PT Industri Jamu Borobudur ini menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan vokasi dapat tumbuh bersama dunia usaha dan dunia industri (DUDI) untuk menciptakan lulusan yang kompeten, profesional, dan memiliki daya saing tinggi. Ke depan, Polteka Mangunwijaya berharap kerja sama dengan PT Industri Jamu Borobur dapat berlanjut dalam bentuk pelatihan bersama, magang mahasiswa, hingga pengembangan produk herbal berbasis riset. Semangat kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memajukan industri jamu tradisional Indonesia.

  • About
    Pyou

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like